Lewati ke konten

Contoh Surat Perjanjian Sewa Lahan untuk Usaha dan Dapur MBG

BS

Bu Sari dulu menulis perjanjian sewa lahan dengan tangan dan menyimpannya di kardus. Sekarang penyewa tanda tangan dari HP-nya, meski sedang di luar kota.

Bu Sari, pemilik kos & properti sewa
Ilustrasi

Template surat perjanjian sewa lahan untuk usaha, gudang, atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Unduh gratis, atau isi dan tanda tangani online lengkap dengan e-meterai.

  • 8 pasal, 2 halaman
  • Word (.docx) & PDF
  • Siap e-meterai

Berikut contoh surat perjanjian sewa lahan yang ringkas, terdiri dari 8 pasal, dan bisa disesuaikan sebagai surat perjanjian sewa lahan MBG. Bagian bertanda kurung siku diisi sesuai kesepakatan. Unduh versi Word untuk diedit di komputer, atau PDF untuk dicetak.

SURAT PERJANJIAN SEWA LAHAN

Pada hari ini [HARI], tanggal [TANGGAL], kami yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. Nama: [NAMA PEMILIK]
    NIK: [NIK PEMILIK]
    Alamat: [ALAMAT PEMILIK]
    selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA (Pemilik).
  2. Nama: [NAMA PENYEWA]
    NIK: [NIK PENYEWA]
    Alamat: [ALAMAT PENYEWA]
    selanjutnya disebut PIHAK KEDUA (Penyewa).

Kedua pihak sepakat mengadakan perjanjian sewa lahan dengan ketentuan berikut:

Pasal 1 — Objek Sewa

PIHAK PERTAMA menyewakan lahan seluas [LUAS] m² di [LOKASI LAHAN], dengan bukti kepemilikan [JENIS DAN NOMOR SERTIFIKAT], kepada PIHAK KEDUA untuk digunakan sebagai [PERUNTUKAN, mis. dapur MBG, gudang, atau usaha].

Pasal 2 — Jangka Waktu

Sewa berlaku selama [JANGKA WAKTU], mulai [TANGGAL MULAI] sampai [TANGGAL SELESAI].

Pasal 3 — Harga dan Cara Pembayaran

Harga sewa sebesar [HARGA SEWA] dibayar [CARA PEMBAYARAN] paling lambat [TANGGAL JATUH TEMPO].

Pasal 4 — Bangunan dan Fasilitas

PIHAK KEDUA boleh membangun atau merenovasi [BANGUNAN/DAPUR] dengan izin tertulis PIHAK PERTAMA, termasuk pemasangan listrik, air bersih, dan saluran pembuangan. Saat sewa berakhir, [KETENTUAN BANGUNAN: dibongkar atau menjadi milik PIHAK PERTAMA].

Pasal 5 — Hak dan Kewajiban

PIHAK KEDUA mengurus izin dan persyaratan kegiatannya sendiri, menjaga kebersihan lahan dan lingkungan sekitar, serta tidak menyewakan kembali lahan tanpa izin tertulis. PIHAK PERTAMA menjamin lahan tidak dalam sengketa dan menyediakan salinan dokumen kepemilikan bila diperlukan.

Pasal 6 — Pemutusan Perjanjian

Perjanjian dapat diakhiri lebih awal dengan pemberitahuan tertulis paling lambat [JUMLAH HARI] hari sebelumnya. [KETENTUAN PENGEMBALIAN UANG SEWA].

Pasal 7 — Penyelesaian Sengketa

Perselisihan diselesaikan secara musyawarah. Jika tidak tercapai kesepakatan, para pihak memilih penyelesaian melalui Pengadilan Negeri [KOTA].

Pasal 8 — Penutup

Perjanjian ini dibuat rangkap dua, masing-masing bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.

[KOTA], [TANGGAL]

PIHAK PERTAMA
Tanda tangan
[NAMA PEMILIK]
PIHAK KEDUA
E-Meterai
Tanda tangan
[NAMA PENYEWA]

Gulir untuk melihat seluruh isi dokumen.

Isi perjanjian

Isi Wajib Surat Perjanjian Sewa Lahan

Surat perjanjian sewa menyewa lahan yang baik memuat delapan bagian ini, supaya hak dan kewajiban pemilik dan penyewa jelas sejak awal.

  1. 1
    Identitas para pihak Nama, NIK, dan alamat pemilik lahan serta penyewa.
  2. 2
    Objek sewa Lokasi, luas, dan bukti kepemilikan lahan.
  3. 3
    Peruntukan Usaha, gudang, atau dapur MBG, ditulis dengan jelas.
  4. 4
    Jangka waktu Lama sewa, sebaiknya selaras dengan masa kegiatan atau kerja sama program.
  5. 5
    Harga dan cara bayar Besar sewa, cara pembayaran, dan tanggal jatuh tempo.
  6. 6
    Bangunan dan utilitas Siapa membangun, listrik, air, saluran pembuangan, dan nasib bangunan setelah sewa.
  7. 7
    Hak dan kewajiban Perizinan, kebersihan lingkungan, dan dokumen dari pemilik.
  8. 8
    Pemutusan dan sengketa Syarat mengakhiri sewa lebih awal dan cara menyelesaikan perselisihan.

E-Meterai

Apakah Surat Perjanjian Sewa Lahan Perlu Materai?

Surat perjanjian termasuk dokumen yang dikenai bea meterai Rp10.000 menurut UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai. Karena itu, contoh surat perjanjian sewa lahan dengan materai adalah bentuk yang paling umum dipakai.

Tanpa meterai, perjanjian tetap sah sebagai kesepakatan para pihak. Namun jika suatu saat dokumen dipakai sebagai alat bukti, bea meterainya harus dilunasi lebih dulu. Untuk dokumen digital, gunakan e-meterai.

Letak Materai pada Surat Perjanjian Sewa Lahan

Letakkan e-meterai di area tanda tangan, di samping tanda tangan pihak yang menyimpan dokumen tersebut. Jika dibuat rangkap dua, masing-masing rangkap dibubuhi meterai. Pastikan e-meterai tidak menutupi teks perjanjian.

Area tanda tangan

PIHAK KEDUA
METERAI
ELEKTRONIK
10000
SEPULUH RIBU RUPIAH
3E9AA1F2B7C64D05
Andi Pratama
  • E-meterai di samping tanda tangan, di atas nama terang
  • Tidak menutupi pasal atau angka penting
Ilustrasi posisi e-meterai. Tampilan e-meterai bukan desain resmi Peruri.

Cara pakai

Cara Mengisi dan Menandatangani Surat Perjanjian Sewa Lahan Online

  1. 1

    Isi data perjanjian

    Lengkapi nama, lokasi dan luas lahan, harga sewa, dan jangka waktu langsung di formulir.

  2. 2

    Tanda tangani dan bubuhkan e-meterai

    Tanda tangani bagian kamu dan tempatkan e-meterai di samping tanda tangan.

  3. 3

    Kirim ke pihak lain

    Pemilik atau penyewa cukup membuka tautan, verifikasi OTP, lalu menandatangani.

Template

Template Surat Perjanjian Sewa Lainnya

Lihat semua template

Surat Perjanjian Sewa Rumah

Lihat template

Surat Perjanjian Sewa Tanah

Lihat template

Surat Perjanjian Sewa Ruko

Lihat template

Surat Perjanjian Sewa Mobil

Lihat template

Surat Perjanjian Sewa Kios

Lihat template

FAQ

Pertanyaan Seputar Surat Perjanjian Sewa Lahan

Surat perjanjian dikenai bea meterai Rp10.000 menurut UU Bea Meterai. Perjanjian tanpa meterai tetap sah sebagai kesepakatan, tetapi bea meterainya harus dilunasi jika dokumen dipakai sebagai alat bukti. Karena itu, sebaiknya bubuhkan meterai sejak awal.

Template ini adalah contoh umum, bukan nasihat hukum. Sesuaikan dengan kebutuhan kamu.